Setiap orang memiliki kesempatan untuk bergerak melakukan perubahan serta mencegah adanya radikalisme. Perusahaan Ben & Jerry’s memulai perubahan itu lewat semangkuk es krim untuk bisa mewujudkan keselarasan dalam dunia, termasuk memberdayakan kelompok rentan, dari perempuan hingga anak-anak.
Siapa sangka sebuah perusahaan es krim yang mereknya begitu populer dapat berdampak besar bagi kemajuan ekonomi daerah rentan, praktik baik yang Ben & Jerry’s terapkan telah berhasil meningkatkan kesejahteraan para kelompok rentan melalui akses program beasiswa pendidikan bagi anak kurang mampu, menyediakan lapangan pekerjaan bagi perempuan hingga perluasan akses kesehatan seperti terapi fisik dan suara.
Ben & Jerry’s Ice Cream memegang kuat prinsipnya sebagai perusahaan sekaligus aktivis penggerak HAM yang mendukung isu-isu sosial melalui partisipasinya dalam praktik fair trade. Hal itu, sejalan dengan misinya untuk menjual produk yang berkualitas dan menerapkan komitmen berkelanjutan dengan tetap berfokus pada praktik bisnis yang menghargai lingkungan dan hak-hak kemanusiaan.
Selain itu, konsep fair trade dinilai mampu dalam mereduksi salah satu akar penyebab radikalisme seperti kemiskinan struktural dan ketidakadilan ekonomi yang dapat menimbulkan kecemburuan sosial.
Perlu diingat, jika kelompok radikal seringkali memanfaatkan fenomena kecemburuan sosial ini dengan cara menyuarakan narasi “keadilan bagi kaum tertindas” untuk mengeksploitasi perasaan korbannya. Oleh karena itu, program pemberdayaan ekonomi bagi kelompok rentan yang Ben & Jerry’s terapkan sejalan dengan kerangka Preventing and Countering Violent Extremism (PCVE).
Fair trade juga bekerja secara relevan dalam menciptakan akses ekonomi yang stabil dengan membuka kesempatan bagi kelompok rentan untuk mendapatkan penghasilan yang layak hingga produknya dapat terjual dan dapat bersaing di pasar global.
Ben & Jerry’s sudah menerapkan praktik fair trade sejak tahun 2005, dan berkomitmen penuh sejak tahun 2010 untuk menggunakan bahan-bahan mentah yang sudah bersertifikat fair trade seperti, cokelat, vanilla, kopi, pisang, dan gula yang berasal dari berbagai daerah, beberapa diantaranya berasal dari petani daerah rentan, salah satunya seperti vanila dari Uganda.
Dalam menjalankan fair trade, Ben & Jerry’s juga mengimplementasikan program Producer Development Initiative (PDI) dengan fokus pada tiga tujuan utama, yaitu:
- Penghasilan yang layak bagi produsen fair trade.
- Mengatasi perubahan iklim dalam rantai pasokan.
- Memperkuat koperasi yang terlibat dalam sistem perdagangan yang adil.
Program inisiatif perkembangan produsen ini memiliki dampak yang besar terutama bagi koperasi petani vanila yang berada di Uganda, hasil dari upaya program fair trade Ben & Jerry’s membantu Uganda dalam menggunakan premi untuk menciptakan jaringan independen yang dapat meningkatkan taraf hidup mereka, dan mengurangi adanya kesenjangan ekonomi.
Selain itu, 154 petani kecil di Ekuador berhasil mewujudkan proyek-proyek garapannya lewat koperasi El Guabo, salah satunya dengan rehabilitasi medis terapi fisik dan suara, menyediakan beasiswa bagi anak yang membutuhkan, hingga meningkatkan akses layanan kesehatan.
Upaya Ben & Jerry’s dalam memberdayakan ekonomi di daerah rentan dapat mencegah masuknya paham radikal melalui pertumbuhan ekonomi, pendidikan, hingga membuka kesempatan bekerja bagi petani perempuan yang seringkali terpinggirkan.
Kunci utama mencegah paham radikal masuk adalah dengan akses pendidikan yang memadai, para petani fair trade dapat menyediakan sekolah yang layak untuk anak-anak mereka menimba ilmu agar tidak mudah terpapar narasi radikal, sekaligus akan menjadi peluang yang besar nantinya dalam dunia pekerjaan.
Selain itu, hasil dari praktik fair trade juga sangat berdampak bagi pemberdayaan petani perempuan, yaitu dengan mewujudkan kesetaraan dan membuka kesempatan lebih besar dalam lapangan pekerjaan.
Hal tersebut, secara tidak langsung dapat mencegah kelompok radikal dan ekstremis dalam upaya mengeksploitasi situasi ekonomi suatu daerah yang mengalami masalah keterbelakangan ekonomi dan kesenjangan sosial.
Ben & Jerry’s terus mengupayakan dunia yang lebih inklusif bagi para petani kecil melalui program fair trade, karena bagi Ben & Jerry’s perusahaannya bukan hanya sekadar menjual produk es krim, akan tetapi bentuk dari mengupayakan perubahan sosial, dengan memperkuat keadilan, kesetaraan, serta perubahan yang berdampak bagi lingkungan dan manusia.
Setiap bentuk pembelian es krim Ben & Jerry’s, secara tidak langsung akan menjadi uluran tangan yang akan membantu kesejahteraan para petani kecil, dan juga sebagai bentuk dari perlawanan terhadap upaya paham radikal yang sering menyasar daerah-daerah dan kelompok rentan, seperti perempuan dan anak-anak.
Perubahan kecil perlahan akan menghasilkan dampak yang besar bagi keberlanjutan, serta segala bentuk upaya dan dukungan akan membantu mewujudkan keseimbangan, dan menghindari ketimpangan yang dapat menimbulkan kerusakan pada lingkungan dan hak asasi manusia itu sendiri.





