26.4 C
Jakarta
Jumat, 14 Juni 2024

Panduan Mengenali Tanda Peringatan Dini Ekstremisme Kekerasan

Jumlah kasus tindak pidana terorisme di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Lebih mengkhawatirkan lagi, kelompok radikal mulai melibatkan perempuan, anak-anak dan seluruh keluarga dalam operasi mereka. Proses radikalisasi hingga membuat seseorang terekrut, terindoktrinasi dan melakukan aksi terorisme dimulai dari proses pra radikalisasi dimana kelompok radikal menyebarkan narasi-narasi propaganda mereka yang sebagian besar tidak benar atau hoax, memutarbalikan fakta atau murni iming-iming palsu.

Penyebaran propaganda paham Ekstremisme Kekerasan dan proses rekrutmen terjadi melalui media online maupun offline. Mereka mentarget siapapun tanpa batas latar belakang, baik laki-laki atau perempuan dewasa, remaja atau anak-anak. Mereka yang tergugah dan terekrut kurang memiliki kemampuan daya tangguh
dalam menghadapi ancaman Ekstremisme Kekerasan.

Ketangguhan warga dipengaruhi oleh empat pilar yang saling mendukung yaitu pengetahuan warga tentang bahaya Ekstremisme Kekerasan, adanya mekanisme penanganan kasus dini, terbangunnya kohesi sosial warga, dan adanya kebijakan publik yang memastikan kesinambungan sistem. Pilar pengetahuan masyarakat tentang bahaya Ekstremisme Kekerasan termasuk kemampuan mendeteksi atau mengenali tanda peringatan dini menjadi garda terdepan.

Hal ini penting karena dengan mengenali maka dimungkinkan dilakukan penanganan sedini mungkin sehingga pemaparan seseorang terhadap paham Ekstremisme Kekerasan tidak terproses menjadi tindak pidana terorisme. Untuk tujuan inilah, buku Panduan Mengenali Tanda Peringatan Dini Ekstremisme Kekerasan ini dibuat.

Buku panduan ini mencoba menyuguhkan informasi tentang bagaimana proses radikalisasi terjadi. Contoh-contoh perilaku apa saja yang penting dikenali sebagai tanda peringatan dini. Tindak lanjut penanganan dan pencegahan apa saja yang dapat dilakukan. Buku ini dikemas dengan menggunakan bahasa yang praktis dengan dibantu oleh ilustrasi sehingga diharapkan dapat mudah dipahami.

Akhir kata, Buku Panduan ini masih jauh dari sempurna. Mohon dimaafkan jika ditemukan masih banyak kekurangan. Namun, semoga Buku Panduan ini dapat membantu pembaca memahami ancaman Ekstremisme Kekerasan dan meningkatkan daya tangguh dan daya tangkal pembaca sehingga dapat terhindar
dari ancaman Ekstremisme Kekerasan. Selamat membaca dan mempraktekannya.

E-BOOK PANDUAN MENGENALI TANDA PERINGATAN DINI

TERBARU

Konten Terkait